Dari buku “PANDUAN SUKSES TES RESMI TNI/POLRI”
Tujuan dari tes ini adalah untuk mengeksplorasi (meneliti) karakter kepribadian dasar seseorang dan bukan untuk menilai kemampuan menggambar seseorang.Kepribadian dasar yang dimaksud meliputi emosi, imajinasi, intelektualitas dan aktivitas.
Emosi berkaitan dengan aspek out going dan seclusive. Aspek out going adalah kepribadian seseorang yang berorientasi pada dunia luar dan mudah berhubungan dengan orang lain. Ciri-cirinya antara lain orang tersebut penggembira, easy going, dan bebas dari ketegangan. Hal ini memudahkan seseorang tersebut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan maupun orang lain, tetapi orang tersebut juga cenderung membuat secara emosional agak datar. Selain itu, perhatian dan minat orang tersebut sering fluktuatif dan dangkal.Sementara aspek seclusive merupakan kepribadian seseorang yang kurang berorientasi pada lingkungan di luar dirinya.Perhatiannya terarah pada dirinya sendiri, cenderung melihat sesuatu dari sudut pandang dan sikap pribadi, sangat sensitive, dan mudah depresi (terlalu sensitif).
Imajinasi berkaitan dengan tipe combining dan kreatif.Tipe combining merupakan tipe kepribadian yang menjadikan realitas lingkungan sekitarnya sebagai bahan untuk dikombinasikan atau diorganisasikan sehingga mendapatkan bentuk standar dan objektif sesuai dunia luar.Kemungkinan dalam berimajinasi ini terdapat pula emosi yang terpendam sehingga terwujud dalam bentuk gambar yang estetis tetapi konvensional. Adapun tipe kreatif merupakan tipe kepribadian yang kurang memerhatikan relitas, cenderung menyukai sesuatu yang abstrak atau symbol emosional, filosofi dan mistis. Jika terlalu berlebihan dalam berimajinasi, tipe kreatif akan mempunyai hambatan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Intelektual berkaitan dengan tipe praktikal dan spekulatif.Seseorang yang mempunyai tipe intelektual praktikal melakukan sesuatu berdasarkan persepsi dan observasi/pengamatan yang ditandai dengan salah satunya berpikir teratur.Tipe ini melakukan sesuatu berdasarkan fakta, hal-hal yang nyata ditemui, dan penalaran induktif (bernalar dari fakta khusus hingga diambil kesimpulan secara umum).Sedangkan intelektual yang spekulatif lebih mengutamakan prinsip-prinsip, penalaran, teori dibandingkan fakta, observasi, dan hal yang praktikal.
Aktivitas meliputi aktivitas dinamis dan terkontrol.Aktivitas yang dinamis nampak dari karakter seseorang yang menyukai hal-hal baru, percaya diri, antusias, berani, dan irritable. Orang yang dinamis memungkinkan untuk melakukan beragam aktivitas dalam waktu yang sama. Sementara orang yang punya aktivitas terkontrol nampak dari tingkah laku yang konsisten dan kemampuan mengambil keputusan secara tugas. Orang tersebut akan membuat perencanaan sebelum bertindak, perhatiannya terpusat, menyukai ketenangan dan keteraturan.
Kepribadian dasar tersebut bukanlah suatu elemen yang terpisah. Kepribadian seseorang merupakan perpaduan dari keseluruhan kepribadian dasar tersebut, meski kuat dari suatu sisi dan lemah di sisi yang lain. Kategori tersebut dilakukan guna memudahkan dalam mengobservasi kepribadian seseorang.
Tes wartegg adalah tes melengkapi gambar. Gambar yang dibuat oleh peserta tes berdasarkan beberapa symbol atau tanda tertentu yang sangat sederhana.Symbol atau tanda tersebut ada yang berjumlah tiga atau delapan symbol yang variatif. Symbol tersebut dapat berupa titik, garis kurva, tiga garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik melengkung, dan garis melengkung. Peserta tes harus mengeksplorasi variasi gambar yang dibuat berdasarkan symbol yang diberikan secara luas. Peserta tidak perlu takut salah dalam mengeksplorasi gambar tersebut, karena bukan benar atau salahnya yang dinilai, tetapi interpretasi gambar terkait kepribadian peserta tes yang penting.Setelah selesai menggambar, biasanya peserta tes diminta untuk menjelaskan gambar yang dibuat pada penguji.
Bentuk soal yang paling sering diujikan dalam tes wartegg adalah tes melanjutkan gambar pada delapan symbol seperti berikut.
Tujuan dari tes ini adalah untuk mengeksplorasi (meneliti) karakter kepribadian dasar seseorang dan bukan untuk menilai kemampuan menggambar seseorang.Kepribadian dasar yang dimaksud meliputi emosi, imajinasi, intelektualitas dan aktivitas.
Emosi berkaitan dengan aspek out going dan seclusive. Aspek out going adalah kepribadian seseorang yang berorientasi pada dunia luar dan mudah berhubungan dengan orang lain. Ciri-cirinya antara lain orang tersebut penggembira, easy going, dan bebas dari ketegangan. Hal ini memudahkan seseorang tersebut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan maupun orang lain, tetapi orang tersebut juga cenderung membuat secara emosional agak datar. Selain itu, perhatian dan minat orang tersebut sering fluktuatif dan dangkal.Sementara aspek seclusive merupakan kepribadian seseorang yang kurang berorientasi pada lingkungan di luar dirinya.Perhatiannya terarah pada dirinya sendiri, cenderung melihat sesuatu dari sudut pandang dan sikap pribadi, sangat sensitive, dan mudah depresi (terlalu sensitif).
Imajinasi berkaitan dengan tipe combining dan kreatif.Tipe combining merupakan tipe kepribadian yang menjadikan realitas lingkungan sekitarnya sebagai bahan untuk dikombinasikan atau diorganisasikan sehingga mendapatkan bentuk standar dan objektif sesuai dunia luar.Kemungkinan dalam berimajinasi ini terdapat pula emosi yang terpendam sehingga terwujud dalam bentuk gambar yang estetis tetapi konvensional. Adapun tipe kreatif merupakan tipe kepribadian yang kurang memerhatikan relitas, cenderung menyukai sesuatu yang abstrak atau symbol emosional, filosofi dan mistis. Jika terlalu berlebihan dalam berimajinasi, tipe kreatif akan mempunyai hambatan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Intelektual berkaitan dengan tipe praktikal dan spekulatif.Seseorang yang mempunyai tipe intelektual praktikal melakukan sesuatu berdasarkan persepsi dan observasi/pengamatan yang ditandai dengan salah satunya berpikir teratur.Tipe ini melakukan sesuatu berdasarkan fakta, hal-hal yang nyata ditemui, dan penalaran induktif (bernalar dari fakta khusus hingga diambil kesimpulan secara umum).Sedangkan intelektual yang spekulatif lebih mengutamakan prinsip-prinsip, penalaran, teori dibandingkan fakta, observasi, dan hal yang praktikal.
Aktivitas meliputi aktivitas dinamis dan terkontrol.Aktivitas yang dinamis nampak dari karakter seseorang yang menyukai hal-hal baru, percaya diri, antusias, berani, dan irritable. Orang yang dinamis memungkinkan untuk melakukan beragam aktivitas dalam waktu yang sama. Sementara orang yang punya aktivitas terkontrol nampak dari tingkah laku yang konsisten dan kemampuan mengambil keputusan secara tugas. Orang tersebut akan membuat perencanaan sebelum bertindak, perhatiannya terpusat, menyukai ketenangan dan keteraturan.
Kepribadian dasar tersebut bukanlah suatu elemen yang terpisah. Kepribadian seseorang merupakan perpaduan dari keseluruhan kepribadian dasar tersebut, meski kuat dari suatu sisi dan lemah di sisi yang lain. Kategori tersebut dilakukan guna memudahkan dalam mengobservasi kepribadian seseorang.
Tes wartegg adalah tes melengkapi gambar. Gambar yang dibuat oleh peserta tes berdasarkan beberapa symbol atau tanda tertentu yang sangat sederhana.Symbol atau tanda tersebut ada yang berjumlah tiga atau delapan symbol yang variatif. Symbol tersebut dapat berupa titik, garis kurva, tiga garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik melengkung, dan garis melengkung. Peserta tes harus mengeksplorasi variasi gambar yang dibuat berdasarkan symbol yang diberikan secara luas. Peserta tidak perlu takut salah dalam mengeksplorasi gambar tersebut, karena bukan benar atau salahnya yang dinilai, tetapi interpretasi gambar terkait kepribadian peserta tes yang penting.Setelah selesai menggambar, biasanya peserta tes diminta untuk menjelaskan gambar yang dibuat pada penguji.
Bentuk soal yang paling sering diujikan dalam tes wartegg adalah tes melanjutkan gambar pada delapan symbol seperti berikut.
Symbol pada gambar di atas mempunyai makna.Beberapa makna yang dapat diinterpretasikan dari symbol yang terdapat pada gambar tersebut adalah sebagai berikut.
• Contoh tes wartegg nomor 1 berupa titik kecil di tengah kotak menunjukkan kemampuan seseorang dalam proses adaptasi terhadap lingkungannya.
• Contoh tes wartegg nomor 2 berupa garis kecil melengkung dan sedikit bergelombang menunjukkan fleksibilitas perasaan.
• Contoh tes wartegg nomor 3 berupa tiga buah garis vertikal yang naik semakin tinggi menunjukkan motivasi seseorang untuk maju.
• Contoh tes wartegg nomor 4 berupa segi empat berukuran kecil, berwarna hitam, dan terletak di pojok kanan atas menunjukkan cara seseorang mengatasi masalah/kesulitan.
• Contoh tes wartegg nomor 5 berupa dua buah garis diagonal yang berhadapan menunjukkan cara seseorang mengambil keputusan.
• Contoh tes wartegg nomor 6 berupa garis horisontal dan vertikal menunjukkan cara menganalisis dan mensintesis atau pola pikir seseorang.
• Contoh tes wartegg nomor 7 berupa titik-titik membentuk setengah lingkaran menunjukkan perasaan atau emosi seseorang.
• Contoh tes wartegg nomor 8 berupa garis melengkung besar dan tebal menunjukkan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan seseorang.
• Contoh tes wartegg nomor 1 berupa titik kecil di tengah kotak menunjukkan kemampuan seseorang dalam proses adaptasi terhadap lingkungannya.
• Contoh tes wartegg nomor 2 berupa garis kecil melengkung dan sedikit bergelombang menunjukkan fleksibilitas perasaan.
• Contoh tes wartegg nomor 3 berupa tiga buah garis vertikal yang naik semakin tinggi menunjukkan motivasi seseorang untuk maju.
• Contoh tes wartegg nomor 4 berupa segi empat berukuran kecil, berwarna hitam, dan terletak di pojok kanan atas menunjukkan cara seseorang mengatasi masalah/kesulitan.
• Contoh tes wartegg nomor 5 berupa dua buah garis diagonal yang berhadapan menunjukkan cara seseorang mengambil keputusan.
• Contoh tes wartegg nomor 6 berupa garis horisontal dan vertikal menunjukkan cara menganalisis dan mensintesis atau pola pikir seseorang.
• Contoh tes wartegg nomor 7 berupa titik-titik membentuk setengah lingkaran menunjukkan perasaan atau emosi seseorang.
• Contoh tes wartegg nomor 8 berupa garis melengkung besar dan tebal menunjukkan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan seseorang.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam interpretasi tes wartegg. Faktor tersebut berkaitan dengan gambar yang akan dihasilkan dalam penyelesaian soal. Meskipun peserta bukanlah orang yang menginterpretasikannya, pengetahuan hal ini penting diketahui agar peserta dapat menghasilkan gambar yang terbaik.beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam melengkapi symbol yang terdapat pada soal tes adalah sebagai berikut.
a. Adekuat dan tidak adekuat
Adekuat dan tidak adekuat ditentukan dengan aufforderungs characters dari setiap symbol yang ada dan juga menyangkut makna dari setiap symbol seperti feminim atau maskulin.
1. Feminim, Nampak pada symbol nomor 1, 2, 7, dan 8. Adapun adekuat dan tidak feminimnya ditentukan oleh gambar yang halus, adanya garis melengkung, dan gambar yang hidup (makhluk hidup).
2. Maskulin, Nampak pada symbol 3, 4, 5, dan 6. Adapun adekuat dan tidak maskulinnya ditentukan oleh garis tegas, lurus, dan tidak berbelok-belok, serta gambar berupa benda mati (bukan makhluk hidup).
b. Kepenuhan gambar
Apabila peserta tes menghasilkan gambar yang semakin memenuhi kotak gambar, akan semakin baik, tetapi harus adekuat. Kepenuhan gambar tersebut dapat berupa:
1. Penuh dan adekuat, menunjukkan vitalitas yang kuat dan spontanitas.
2. Penuh dengan tekanan yang kuat, menunjukkan dorongan yang kuat dan agresivitas.
3. Penuh dan terletak ditengah, menunjukkan penyesuaian yang baik dan keseimbangan antara dinamis dan kontrol.
4. Penuh dan ekstrim, menunjukkan kecenderungan menguasai orang lain.
Sementara apabila gambar peserta tes adalah gambar yang kosong, akan memberikan makna (khusus tipe feminim) seperti ada kurang keberanian, penampilan yang kurang, takut bergaul, dan tidak ada kreativitas. Pada umumnya gambar yang kosong mempunyai makna misalnya menutup diri terhadap kesan keindahan, perhatian pada objek tertentu, dan pengolahan secara rasional sehingga memunculkan abstraksi atau penyederhanaan.
c. Ururan gambar
Ada beberapa tipe urutan gambar yang dapat diinterpretasikan untuk mengetahui kepribadian peserta tes.Tipe yang dimaksud adalah sebagai berikut.
1. Tipe linier/rigid, misalnya urutan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dengan ciri-ciri kepribadian seperti penghayatan atau tingkah laku yang terhambat, pengendalian yang kuat, dan cenderung kaku dalam bertingkah laku.
2. Tipe difus/kabur, misalnya urutan 7, 5, 3, 1, 8, 6, 2, 4 dengan ciri-ciri kepribadian seperti cenderung labil, tingkah laku dikendalikan dorongan sehingga tidak terarah, logika sedikit terhambat, dan tidak ada keteraturan.
3. Tipe linier/terbalik, misalnya urutan 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1, dengan ciri-ciri kepribadian seperti bersikap oposisi, punya kemauan sendiri, kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan, dan kepribadian yang kurang terdiferensiasi.
4. Tipe teratur/ normal, misalnya urutan 8, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dengan ciri-ciri kepribadian seperti pribadi yang stabil, kontrol diri, hangat perilakunya (misal urutan 2, 1, 8, 3, 6, 5, 4, 7 ), lincah, vital dan efektif dengan pengendalian diri yang baik.
d. Pemberian nama gambar
Pemberian nama gambar juga dapat menunjukkan kepribadian peserta tes. Apabila peserta tes memberikan nama gambar dengan kata-kata yang pendek, misalnya “bunga”, “rumah”, “mobil”, “pabrik”, dan sebagainya, menunjukkan kepribadian yang normal. Namun, pemberian nama gambar dengan kata-kata yang panjang, misalnya “di pantai waktu matahari tenggelam”, “seorang anak sedang bermain sepakbola”, dan sebagainya, menunjukkan kepribadian yang emosional dan cenderung punya fantasi yang besar. Sementara jika gambarnya tidak punya bentuk yang jelas, seperti “suasana perasaan”, menunjukkan kecenderungan pada sesuatu yang tidak nyata.
e. Sikap dalam menggambar
Peserta tes juga penting memerhatikan sikap dalam menggambar.Jika saat menggambar badannya bergerak-gerak (hal ini seringkali terjadi pada remaja) menunjukkan adanya kegelisahan dalam diri peserta tes.Sementara jika kertas gambarnya yang digerak-gerakkan dengan disertai adanya bayangan maka menunjukkan kepribadian yang emosional dan seenaknya sendiri.
a. Adekuat dan tidak adekuat
Adekuat dan tidak adekuat ditentukan dengan aufforderungs characters dari setiap symbol yang ada dan juga menyangkut makna dari setiap symbol seperti feminim atau maskulin.
1. Feminim, Nampak pada symbol nomor 1, 2, 7, dan 8. Adapun adekuat dan tidak feminimnya ditentukan oleh gambar yang halus, adanya garis melengkung, dan gambar yang hidup (makhluk hidup).
2. Maskulin, Nampak pada symbol 3, 4, 5, dan 6. Adapun adekuat dan tidak maskulinnya ditentukan oleh garis tegas, lurus, dan tidak berbelok-belok, serta gambar berupa benda mati (bukan makhluk hidup).
b. Kepenuhan gambar
Apabila peserta tes menghasilkan gambar yang semakin memenuhi kotak gambar, akan semakin baik, tetapi harus adekuat. Kepenuhan gambar tersebut dapat berupa:
1. Penuh dan adekuat, menunjukkan vitalitas yang kuat dan spontanitas.
2. Penuh dengan tekanan yang kuat, menunjukkan dorongan yang kuat dan agresivitas.
3. Penuh dan terletak ditengah, menunjukkan penyesuaian yang baik dan keseimbangan antara dinamis dan kontrol.
4. Penuh dan ekstrim, menunjukkan kecenderungan menguasai orang lain.
Sementara apabila gambar peserta tes adalah gambar yang kosong, akan memberikan makna (khusus tipe feminim) seperti ada kurang keberanian, penampilan yang kurang, takut bergaul, dan tidak ada kreativitas. Pada umumnya gambar yang kosong mempunyai makna misalnya menutup diri terhadap kesan keindahan, perhatian pada objek tertentu, dan pengolahan secara rasional sehingga memunculkan abstraksi atau penyederhanaan.
c. Ururan gambar
Ada beberapa tipe urutan gambar yang dapat diinterpretasikan untuk mengetahui kepribadian peserta tes.Tipe yang dimaksud adalah sebagai berikut.
1. Tipe linier/rigid, misalnya urutan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dengan ciri-ciri kepribadian seperti penghayatan atau tingkah laku yang terhambat, pengendalian yang kuat, dan cenderung kaku dalam bertingkah laku.
2. Tipe difus/kabur, misalnya urutan 7, 5, 3, 1, 8, 6, 2, 4 dengan ciri-ciri kepribadian seperti cenderung labil, tingkah laku dikendalikan dorongan sehingga tidak terarah, logika sedikit terhambat, dan tidak ada keteraturan.
3. Tipe linier/terbalik, misalnya urutan 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1, dengan ciri-ciri kepribadian seperti bersikap oposisi, punya kemauan sendiri, kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan, dan kepribadian yang kurang terdiferensiasi.
4. Tipe teratur/ normal, misalnya urutan 8, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dengan ciri-ciri kepribadian seperti pribadi yang stabil, kontrol diri, hangat perilakunya (misal urutan 2, 1, 8, 3, 6, 5, 4, 7 ), lincah, vital dan efektif dengan pengendalian diri yang baik.
d. Pemberian nama gambar
Pemberian nama gambar juga dapat menunjukkan kepribadian peserta tes. Apabila peserta tes memberikan nama gambar dengan kata-kata yang pendek, misalnya “bunga”, “rumah”, “mobil”, “pabrik”, dan sebagainya, menunjukkan kepribadian yang normal. Namun, pemberian nama gambar dengan kata-kata yang panjang, misalnya “di pantai waktu matahari tenggelam”, “seorang anak sedang bermain sepakbola”, dan sebagainya, menunjukkan kepribadian yang emosional dan cenderung punya fantasi yang besar. Sementara jika gambarnya tidak punya bentuk yang jelas, seperti “suasana perasaan”, menunjukkan kecenderungan pada sesuatu yang tidak nyata.
e. Sikap dalam menggambar
Peserta tes juga penting memerhatikan sikap dalam menggambar.Jika saat menggambar badannya bergerak-gerak (hal ini seringkali terjadi pada remaja) menunjukkan adanya kegelisahan dalam diri peserta tes.Sementara jika kertas gambarnya yang digerak-gerakkan dengan disertai adanya bayangan maka menunjukkan kepribadian yang emosional dan seenaknya sendiri.
Untuk mengikuti tes wartegg memang tidak mengutamakan kemahiran menggambar peserta tes. Selain mengetahui beberapa faktor dalam tes wartegg, selayaknya peserta tes juga menguasai trik dan tips tes tersebut. Ada beberapa trik dan tips yang dapat dilakukan yakni sbb.
a. Membuat gambar sesuatu yang kreatif karena akan menambah penilaian.
b. Tidak terlalu banyak coretan dalam gambar.
c. Usahakan menggambar makhluk hidup seperti tanaman, hewan, atau manusia terutama pada symbol dengan bentuk dasar lengkung misalnya pada symbol nomor 1, 2, 7, dan 8.
d. Untuk symbol garis lurus seperti symbol nomor 3, 4, 5, dan 6 sebaiknya peserta tes menggambar benda mati, misalnya mobil, mesin, dan sebagainya.
e. Menggunakan pensil yang menghasilkan gambar jelas, seperti pensil 2B atau HB.
f. Menggambar dengan goresan yang tajam dan jelas, sebab goresan yang tipis akan menunjukkan kepribadian yang lemah dan ragu-ragu.
g. Ketika menggambar tidak perlu urut dari kiri atas, tetapi berilah nomor diluar kotak yang tersedia.
h. Apabila diperbolehkan menggunakan penghapus, peserta tes sebaiknya jangan sering menghapus atau kotor karena akan menunjukkan kepribadian yang peragu atau tidak terencana, tetapi jika peserta tes menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut, hal ini menunjukkan orang yang keras kepala.
i. Jika peserta tes berkelamin laki-laki sebaiknya tidak memulai gambar dari symbol lengkung, sebab akan dianggap memiliki kepribadian yang aneh oleh penilai. Begitu juga sebaliknya, peserta tes berkelamin perempuan tidak memulai gambar dari symbol garis lurus.
j. Urutan gambar sebaiknya dibuat kombinasi antara sesuai nomor acak. Misalnya 1, 2, 3, 4 kemudian 8, 7, 6, 5. Jika peserta tes menggambar dengan urutan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, akan dipandang sebagai orang yang kaku/konservatif. Sementara jika peserta tes menggambar secara acak, misalnya 5, 7, 6, 8, 3, 2, 4, 1, akan dipandang sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif, dan cenderung suka akan “breaking low”.
Subtes Menyempurnakan Gambar
Petunjuk teknis:
Anda bebas menggambar apa saja sesuai keinginan anda, baik secara berurutan ataupun tidak. Gambarlah dengan lengkap jika perlu sedetail mungkin.Berilah nomor urut di bawah kotak sesuai dengan urutan anda menggambar. Setelah itu, berilah tanda di bawah kotak dengan huruf S untuk gambar yang paling anda sukai dan huruf B untuk gambar yang paling tidak anda sukai. Selain itu, berilah tanda di bawah kotak dengan huruf M untuk gambar yang paling mudah anda gambar dan huruf L untuk gambar yang paling sulit anda gambar.
Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan atau melengkapi gambar ini tidak lebih dari 30 menit.Setelah waktu yang ditentukan habis, baik gambar selesai maupun tidak selesai, maka letakkan alat tulis anda.
Contoh jawaban soal tes wartegg sebagai berikut.
a. Membuat gambar sesuatu yang kreatif karena akan menambah penilaian.
b. Tidak terlalu banyak coretan dalam gambar.
c. Usahakan menggambar makhluk hidup seperti tanaman, hewan, atau manusia terutama pada symbol dengan bentuk dasar lengkung misalnya pada symbol nomor 1, 2, 7, dan 8.
d. Untuk symbol garis lurus seperti symbol nomor 3, 4, 5, dan 6 sebaiknya peserta tes menggambar benda mati, misalnya mobil, mesin, dan sebagainya.
e. Menggunakan pensil yang menghasilkan gambar jelas, seperti pensil 2B atau HB.
f. Menggambar dengan goresan yang tajam dan jelas, sebab goresan yang tipis akan menunjukkan kepribadian yang lemah dan ragu-ragu.
g. Ketika menggambar tidak perlu urut dari kiri atas, tetapi berilah nomor diluar kotak yang tersedia.
h. Apabila diperbolehkan menggunakan penghapus, peserta tes sebaiknya jangan sering menghapus atau kotor karena akan menunjukkan kepribadian yang peragu atau tidak terencana, tetapi jika peserta tes menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut, hal ini menunjukkan orang yang keras kepala.
i. Jika peserta tes berkelamin laki-laki sebaiknya tidak memulai gambar dari symbol lengkung, sebab akan dianggap memiliki kepribadian yang aneh oleh penilai. Begitu juga sebaliknya, peserta tes berkelamin perempuan tidak memulai gambar dari symbol garis lurus.
j. Urutan gambar sebaiknya dibuat kombinasi antara sesuai nomor acak. Misalnya 1, 2, 3, 4 kemudian 8, 7, 6, 5. Jika peserta tes menggambar dengan urutan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, akan dipandang sebagai orang yang kaku/konservatif. Sementara jika peserta tes menggambar secara acak, misalnya 5, 7, 6, 8, 3, 2, 4, 1, akan dipandang sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif, dan cenderung suka akan “breaking low”.
Subtes Menyempurnakan Gambar
Petunjuk teknis:
Anda bebas menggambar apa saja sesuai keinginan anda, baik secara berurutan ataupun tidak. Gambarlah dengan lengkap jika perlu sedetail mungkin.Berilah nomor urut di bawah kotak sesuai dengan urutan anda menggambar. Setelah itu, berilah tanda di bawah kotak dengan huruf S untuk gambar yang paling anda sukai dan huruf B untuk gambar yang paling tidak anda sukai. Selain itu, berilah tanda di bawah kotak dengan huruf M untuk gambar yang paling mudah anda gambar dan huruf L untuk gambar yang paling sulit anda gambar.
Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan atau melengkapi gambar ini tidak lebih dari 30 menit.Setelah waktu yang ditentukan habis, baik gambar selesai maupun tidak selesai, maka letakkan alat tulis anda.
Contoh jawaban soal tes wartegg sebagai berikut.